indahnya dirimu. Dalam kesederhanaan tutur. Cantiknya jiwamu. Dalam kenaifan pribadi. Kelamnya hidupmu, tak hilangkan senyummu. Menggenangnya deritamu, tak pudarkan tawamu. Begitu sempurna dalam setiap ketiadaanmu. Saat ku ulurkan tangan, kau sembunyi. Dalam kolong meja, kau tutupi kusamnya tubuh. Saat ku genggam jemarimu, kau menariknya. Di saku celana, kau gamang. Kau pun menangis….dan berlari ke pelukan bunda. Siapalah aku, kau resah. Kau pun belari menjauh. Namun sayang, aku tak bisa. Aku sudah jatuh cinta padamu. Hingga hari kita bernyanyi bersama dan berbagi cinta…aku kan tetap disana. 15 maret 20o5, dalam ingatan akan mereka… teruntuk gadis dan pria cilik itu… Labels: poem |